Home Welcome

About Company Biography

Menurut Sensus Ekonomi Nasional 2008: Sektor UKM dan Koperasi berjumlah 51.26 juta unit yang menyerap 99.99% angkatan kerja nasional. Sektor UKM ini berkontribusi terhadap PDB sebesar 55.56%. Yang memiliki akses terhadap komputer hanya 20% dan hanya 5.6% yang menggunakan sistem informasi untuk mengelola bisnisnya. Jadi bisa disimpulkan bahwa walau sektor UKM adalah mayoritas dalam moda ekonomi nasional dan bertanggung jawab secara mayoritas terhadap angkatan kerja nasional, namun dukungan teknologi informasi masih sangat minim bila tidak bisa dikatakan nihil.

PT. Japati Indonesia didirikan pada bulan Nopember 2011, paska diakuinya Sistem Informasi Manajemen Koperasi berbasis Linux (SIM Koperasi) sebagai salah satu nominator 5 besar pada kompetisi INAICTA 2011 di kategori e-business retail & finance. Dengan bermodalkan SIM Koperasi, PT Japati Indonesia berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai aplikasi solusi teknologi informasi untuk kegiatan bisnis berbasis UKM dan Koperasi yang murah, efisien, handal sehingga dengan demikian akan bisa memperluas akses setiap unit UKM terhadap teknologi informasi untuk meningkatkan kinerjanya. Dalam jangka panjang diproyeksikan, sektor UKM dan Koperasi yang sehat akan bisa meningkatkan taraf kesejahteraan 99.9% pekerja nasional yang terlibat di dalamnya.

Services What We Do

Web Design

Kami memberikan jasa analisa, konsultasi dan pembuatan web design untuk kepentingan profil unit usaha UKM anda. Karena nature klien kami adalah UKM, maka kami hanya mengkhususkan jasa untuk pengembangan web dengan tujuan untuk: fungsi informasi dan fungsi transaksi.

  • Fungsi informasi: Web yang memprioritaskan fungsi kandungan isi web sebagai media penyampaian informasi kepada publik. Tata letak dan teknologi yang digunakan ditujukan terutama untuk memudahkan penyampaian informasi yang jelas dan nyaman.
  • Fungsi transaksi: Web yang berfungsi sebagai media transaksi bisnis baik barang maupun jasa. Oleh karena itu di dalam web ini, disediakan fitur-fitur seperti untuk mendukung transaksi online seperti moda pembayaran, virtual shopping windows,dll.

System Development

Kami memberikan jasa analisa, konsultasi dan pengembangan sistem berskala kecil hingga besar untuk unit usaha UKM anda, sehingga semua aspek administrasi, produksi dan keuangan bisa dikomputerisasi menjadi lebih efisien, handal dan transparan. Kami akan menuntun ada dalam setiap tahapan pengembangan sistem mulai dari:

  • Brainstorming user requirements dan current SOP.
  • Validasi prosedur SOP yang berjalan ke dalam discrete procedure.
  • Pelatihan penggunaan sistem baru berikut manajemen database.
  • Migrasi database dan prosedur ke sistem baru
  • Pemeliharaan sistem baru berikut manajemen database.

Portfolio Our Works

News Latest Posts

INAICTA 2011 Digital Expo

Dikutip dari :

http://gudanglinux.blogspot.com/2011/10/ajang-acara-tahunan-inaicta-sebagai.html

Ajang acara tahunan INAICTA sebagai apresiasi terhadap pelaku TIK di Indonesia, kembali digelar sebagai DIGITAL EXPO INAICTA 2011, yang akan meragakan karya-karya cipta inovasi digital dan perlu medapatkan dukungan bersama. Dalam pameran yang digelar di ajang INAICTA 2011 ini akan ditampilkan 110 karya kreatif digital lokal terbaik dan terbesar merupakan cipta karya anak bangsa. Selain eksibisi, masih ada lomba Robot, sekaligus merupakan ajang Pra Olimpiade Robotika Internasional / International Robot Olympiad.

inaicta2011_300

Peserta proaktif dipersilakan mendaftarkan diri secara daring (Online) melalui situs resmi INAICTA 2011 di: http://www.inaicta.web.id, agar dapat menerima undangan menghadiri Konferensi & Workshop INAICTA 2011 pada:
Hari/Tanggal: Selasa-Rabu, 4-5 Oktober 2011,
Pk: 08.30 – 17.00,
Bertempat di Jakarta Convention Center (JCC),
Tidak ada biaya yang dikenakan bagi peserta. Bagi yang mendaftar dengan mengisi formulir pendaftarannya akan memperoleh sertifikat. Tempat terbatas.

Berbagai narasumber akan dihadirkan, diantaranya adalah: Menko Perekonomian, Menko Kesra, Menkominfo, Menteri Perdagangan, Ian Livingstone (Kreator Game Tomb Raider), Gameloft, Industri TIK, Media, Venture Capital, Kreator Digital Lokal.

Ikuti juga Workshop INAICTA 2011; Workshop Game bersama Square Enix (Publiser Game Final Fantasy), Business Matching bersama Venture Capital, Workshop Animasi bersama Blender, E-Commerce bersama blibli.com.

Acara kali ini merupakan puncak dari rangkaian acara INAICTA 2011 termasuk perlombaan karya cipta kreativitas digital dan inovasi di bidang TIK, Konferensi, Workshop dan Eksibisi, Kompetisi Game dan Robot, serta Business Matchmaking Program (BMP).

inaicta2011.10.05_640

Indonesia ICT Award 2011 telah diikuti oleh 1.765 pendaftar dengan rinciannya terdiri dari Profesional Individu sebanyak 393, Profesional Kelompok sebanyak 212, Profesional Perusahaan/Lembaga sebanyak 216, Pelajar Individu sebanyak 421 dan Pelajar Kelompok sebanyak 523. Jumlah kategori yang di lombakan adalah sebanyak 28 kategori, terdiri dari 16 kategori professional dan 12 kategori pelajar. Selamat kepada para peserta yang telah berhasil masuk menjadi nominator di ajang INAICTA 2011. Berikut adalah daftar 5 Nominator dari tiap kategori:

e-Business: Retail, Finance
BSRF-0070 WayangForce Dimas Surya Yaputra
BSRF-0106 Yuktravel.com Situs Online Travel Terlengkap dan Tercanggih di Indonesia Setiyo Gunawan
BSRF-0147 Sistem Informasi Manajemen Koperasi berbasis Linux Hadiyanto
BSRF-0391 Sentra Pawn PT. Mitra Integrasi Komputindo
BSRF-0671 AlfaPOS – Software POS Untuk Berbagai Jenis Bisnis Retail Fatkul Amri

e-Business: Manufacturing, logistic, supply-chain
BSML-0305 RACS Real Automation & Controlling System Muhammad Hanafi
BSML-0407 Dynamic Mobile Enterprise Solutions: SiGokil Solutions Yusep Rosmansyah
BSML-0631 EMPTY (Electronic Management for Procurement System) Ferdianto
BSML-0672 AlfaCurrency – Software ERP Retail & Manufacture Fatkul Amri
BSML-0673 AlfaPlantation – Software ERP Perkebunan Fatkul Amri

e-Business: Services
BSS-0457 NgaturDuit.com NgaturDuit.com
BSS-0615 WarungMobil.com – Bursa Mobil Online Indonesia Saga Iqranegara
BSS-0382 Sedapur, Konsultasi dan Portal E-Commerce bagi Industri Kuliner UKM Soegianto
BSS-0161 vidiyan.com – Undangan Online Yanuar Rahman
BSS-0373 Kampung Pulsa Rendi Meliala

SMA/K: Application
SMAA-0167 Aliber dan Aliber Lite Edy Setiawan
SMAA-0108 Daeng of The Forest Nur Hidayat
SMAA-0887 Power & Intelligence! Septian Dwi Putra
SMAA-0295 Kebun Sains Multimedia Interaktif untuk pembelajaran IPA SD Habib Adib Wahono
SMAA-0616 Permainan Mari Berdo’a Berbasis Java Mobile Lukmannul Hakim Firdaus

SMP: Application
SMPA-0388 Anoa Narendra Pradhana Nugroho
SMPA-0400 iNerts – Sistem Pelacak berbasiskan GPS dengan Dukungan DeadReckoning Chaidar M
SMPA-0612 Ayo Jadi Pencipta, Tidak Hanya Jadi Pengguna! Fahma W. Rosmansyah
SMPA-0725 Suroboyo Darren Limantara
SMPA-0886 BlackCat Browser Rozaq Adi Sagoro

SD: Application
SDA-0182 ANAK SEHAT SUKA MAKAN BUAH LOKAL Jovidia Laviosa
SDA-0206 Interactive Typing game clemens goldan
SDA-0350 SADAR GEMPA BUAT TEMANKU YANG TUNARUNGU DAN TUNANETRA ahmad raihan ash – shiddiqy
SDA-0663 Bionical Battle NAJMI NAUCA ANTARIKSA
SDA-0742 SDAMADA LISTRIK Agra Bima Yuda

Perguruan Tinggi: Application
PTA-0387 Smart Arzt – Aplikasi Cerdas Diagnosis Kesehatan Mandiri Junian Triajianto
PTA-0394 Mouse Hand Tracking Application, Kontrol Pointer Mouse dengan Interaksi Alami Gerak Tangan Hendri Karisma
PTA-0658 Perangkat Lunak ?Nobley Engine? Dengan Fitur In Game Editor Pratama Bayu Widagdo
PTA-0783 L-Rescue Zusuf Subari
PTA-0869 Sparkins – Aplikasi Berbasis Sentuh untuk Pembelajaran Mesin Tik Perkins Bagi Anak-anak Penyandang Tuna Netra M. Endri Irfanie

e-Learning/e-Education: Learning Management System
ELLM-0090 Fluent – Manajemen Pembelajaran Multimedia Berbasis Komputer Andyka Irnanto
ELLM-0256 Aplikasi Laboratorium Bahasa Berbasis Multimedia ?e-Commlab2? PT. Infiniti Reka Solusi
ELLM-0313 ” Pemanfaatan Learning Management System and Social Networking Technology dalam penyelenggaraan pembelajaran on line Gratis untuk Masyarakat Marginal di situs www.kampusvirtual.com ” Yudi Permana
ELLM-0461 Game 4 Smart. Tambah NgeGame, Tambah Cerdas Fatkul Amri
ELLM-0497 eLisa 3.5 Herman Saksono, S.T.

e-Learning/e-Education: Content & Utilities
ELCU-0253 Biolearn PT. Infiniti Reka Solusi
ELCU-0946 HisTekh Riza Wahono
ELCU-0175 FISITEKH MULTIMEDIA INTERACTIVE Riza Wahono
ELCU-0634 Amazing Journey Indonesia Andrew Pratomo Budianto
ELCU-0990 Savvy e-learning Wiwin Wangsa

e-Government: Implementation
EGI-0399 Perijinan online Tri Widyani
EGI-0638 Pembangunan Data Rekam Medis Elektronik untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Melalui Aplikasi Simpus. Petrus Sukrislisbagyo
EGI-0769 LAKIP Zaenul Azwar E.
EGI-0778 IMPLEMENTASI SRAGEN ONLINE Dwiyanto, S.STP, MSi
EGI-0966 Sistem Penerbitan Surat Perjalanan Republik Indonesia Iman Syafrizal

e-Government: Application
EGA-0449 PERIZINAN|wrc-egov Eka Djatnika Sundajana
EGA-0456 SIPERDITAN – Sistem Informasi Peringatan Dini Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Pangan Wandy Apriyadi
EGA-0600 One Spot – Sistem Layanan Perizinan Online Satu Pintu M. Yusuf Gunawan
EGA-0859 e-Puskesmas Mas’udi Agus N
EGA-0892 Perangkat Lunak SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BADAN LAYANAN UMUM Benni Sumarman

Research & Development
RND-0130 Mini Air Traffic Control System Karol Danutama
RND-0468 Traindroid Adhitya Bhawiyuga
RND-0472 High Performance WebApplication Framework Julyanto SUTANDANG
RND-0490 Klungbot III Eko Mursito Budi
RND-0646 DALA PROJECT: DIGITAL ARCHIVE SYSTEM FOR LONG TERM ACCESS Mardhani Riasetiawan

Mobile Application: Mobile Apps & Advertising
MAA-0403 SiGokil Yusep Rosmansyah
MAA-0092 Movreak Dhi Aurrahman
MAA-0894 Expreme : Expressive Messenger Dania Tigarani S
MAA-0897 Ngayau Andri Yadi
MAA-0521 Bouncity Dimas Surya Yaputra

Mobile Application: Mobile Games
MAG-0358 Mopomon Febiyan Rachman
MAG-0582 AMAGO – Discover the amazing life in Archipelago Sakina Fathiani
MAG-0714 Petualangan Aksara di Bali Oscar Kurniawan
MAG-0775 Desa Farm Alif Harsan Pradipto
MAG-0850 GreenGuard Irkham Huda

Digital Content: Digital Animation
CDDA-142 Dazu Andi Martin
CDDA-149 si pitung hario sasongko
CDDA-150 Curhat Bijih Plastik Fidha Yulian Mahardhika
CDDA-175 Alien versus Mbah Darmo Heru Sakti
CDDA-178 Black Journey Astu Prasidya

Digital Content: Digital Audio
CDAD-105 Tumenggungan Aditia Trisno Nugroho
CDAD-106 Soundinesia Kenan Loui Widjaja
CDAD-122 ODE to Indonesia Daniel Thamrin
CDAD-128 Satu-Kosong Endy Daniyanto
CDAD-154 Lagu – Gemar Membaca Fatkul Amri

Digital Content: Video Games
CDVG-138 Steamops Firman Nurimansyah
CDVG-118 Planetary Conflict Kris Antoni
CDVG-184 AR Defense Reza Adhitya Saputra
CDVG-180 Earl Grey and This Rupert Guy Nikki Dibya Wardhana
CDVG-137 Majapahit Online Ivan Chen

Industrial/Embedded Application
IEA-0337 Membuat HOTSPOT RT/RW Net dan Cafe Menggunakan WRT160NL dan Firmware DD-WRT dan Openwrt Fadly Kasim
IEA-0508 proCell SMS Gateway serba guna. Abimanyu Wachjoewidajat
IEA-0601 Sistem Monitoring Pembangkit Online PLTD Merawang Diana Aristiawan Setyo Wibowo
IEA-0637 Smart SCADA GSM GPRS Telemetry Monitoring System odang surya
IEA-0730 CAD untuk Circular Knitting Machine mico wendy

Security
SEC-0379 TOPAN(Tombol Panik) Sandra Islama Putra
SEC-0530 Kinsec Aksanesia
SEC-0669 Artav Arrival Dwi Sentosa
SEC-0498 kartu aman dandy risfanto huri
SEC-0621 USB-KEY_Motorcycle ROMAN Tech

e-Inclusion
INC-0882 I-Speak: Membantu Tuna Rungu Berkomunikasi Riana Dewi
INC-0873 Isara – Aplikasi Pembelajaran Bahasa Isyarat Asendia Mayco
INC-0825 MUVON : Listrik Tenaga Gerak untuk Charge alat Komunikasi pada daerah tanpa listrik / terpencil / remote ariesta satryoko
INC-0877 Aksara Rizky Ario Nugroho
INC-0228 Google Map untuk Kampanye Usaha Mikro melalui WordPress Donny Trihanondo

Perguruan Tinggi: Audio Visual Digital & Animasi
PTAV-0560 Opening Film Kartun “Dark Light” Dida Karisma
PTAV-0630 Pusaka Indonesia (3D+Interaktif) Sandy Winata
PTAV-0098 GAMER David Saputro Sugianto
PTAV-0289 MarSol Hendrico Saputra
PTAV-0765 The Scavenger Victorius Kendrick

Perguruan Tinggi: Digital Interactive Media
PTDI-0181 Jagoan Lalu Lintas Firdaus Ismail Sholeh
PTDI-0183 Multimedia Museum Mandala Wangsit Siliwangi Faikar Izzani
PTDI-0401 Sneepet Dominikus Damas Putranto
PTDI-0494 INI3D (ITS now in 3D) INI3D Team
PTDI-0499 VIRTUAL PET: Sebuah Aplikasi Game Multi-Modal Memelihara Binatang Langka Reza Darmakusuma

Koperasi Indonesia di Tengah Koperasi Dunia

Oleh : Djabaruddin Djohan Ketua Lembaga Studi Pengembangan Perkoperasian Indonesia (LSP2I)
dikutip dari URL:
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2008/07/11/00450021/Koperasi.Indonesia.di.Tengah.Koperasi.Dunia

Pada masa ”Orde Lama” koperasi menjadi ”alat politik” pemerintah dan partai dalam rangka nasakomisasi. Pada masa ”Orde Baru” koperasi menjadi ”alat dan bagian integral pembangunan perekonomian nasional” yang dilimpahi bermacam fasilitas. Kebijakan yang menempatkan peran pemerintah amat dominan dalam pembangunan koperasi menjadikan gerakan koperasi amat bergantung pada bantuan luar, hal yang amat bertentangan dengan hakikat koperasi sebagai lembaga ekonomi sosial yang mandiri.

Kini, pada masa reformasi, yang seharusnya saat tepat untuk back to basic, membangun koperasi yang mandiri, kenyataannya sikap ketergantungan gerakan koperasi justru terasa amat kuat. Hal ini antara lain tecermin dari keberadaan Dekopin, organisasi tunggal gerakan koperasi, yang praktis seluruh kegiatannya masih bergantung pada APBN (satu hal yang mendorong konflik berkepanjangan di kalangan gerakan sendiri), bukan pada dukungan dari anggotanya sebagai wujud kemandirian.

Dalam kunjungan ke negeri Skandinavia (Denmark, Swedia, dan Norwegia), Menteri Perdagangan dan Koperasi (1978-1983) Radius Prawiro bersama Bustanil Arifin, Menteri Muda Koperasi saat itu, mengagumi berbagai jenis koperasi di sana.

Secara berseloroh, Radius bertanya kepada Bustanil, mengapa koperasi di Skandinavia berkembang? ”Itu karena di negara-negara ini tak memiliki Undang- Undang Koperasi dan Menteri Koperasi.” Seloroh itu masih sering muncul hingga kini. Maklum, koperasi kita tak kunjung menjadi lembaga ekonomi dan sosial yang berarti meski berbagai upaya dilakukan.

Perjalanan panjang koperasi, kedudukan politis dan strategis dalam UUD 45, pembentukan wadah gerakan koperasi (Dekopin) yang tahun ini berusia 61 tahun, diikuti perlindungan dan fasilitas berlimpah tidak menjadikan koperasi kian berdaya sebagai lembaga ekonomi maupun gerakan. Berbagai UU dan menteri koperasi tak juga mampu mengubah wajah koperasi, yang pernah diimpikan sebagai ”saka guru perekonomian nasional”.

Dalam pertemuan International Cooperative Alliance (ICA)— organisasi gerakan koperasi internasional—Oktober 2007, Global 300 menyajikan profil 300 koperasi kelas dunia, berasal dari 28 negara yang turnover-nya mulai dari 63,449 juta dollar AS hingga 654 juta dollar AS.

Tanpa UU dan menteri

Koperasi terbanyak bergerak di sektor keuangan (perbankan, asuransi, koperasi kredit/credit union) sebesar 40 persen, disusul koperasi pertanian (termasuk kehutanan) 33 persen, koperasi ritel/wholesale 25 persen, sisanya koperasi kesehatan, energi, manufaktur, dan sebagainya.

Dari 300 koperasi itu, 63 ada di AS, 55 di Perancis, 30 di Jerman, 23 di Italia, dan 19 di Belanda. Yang menarik, di negara-negara kapitalis liberal ini, tidak memiliki UU dan menteri koperasi.

Meski demikian, bukan berarti di negara-negara yang mempunyai UU dan menteri koperasi, koperasinya tidak berkembang baik. Sebut saja Jepang yang menempatkan 13 koperasinya dalam Global 300, salah satunya adalah Zen Noh, koperasi pertanian yang turnover-nya 63.449 juta dollar AS dan aset 18,357 juta dollar AS (2005), menduduki peringkat pertama. Lalu, Korea Selatan dua koperasi, India (tiga koperasi), bahkan Singapura menempatkan dua koperasi (koperasi konsumen dan asuransi) dalam deretan Global 300. Atau dalam kelompok/daftar koperasi negara berkembang, disebut Developing 300 Project, dengan turnover tertinggi 504 juta dollar AS, ada negara, seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, atau Filipina, yang masing-masing menyumbang lima koperasi. Dari Afrika, seperti Etiopia, Kenya, Tanzania, dan Uganda, masing-masing menyumbangkan lima koperasi.

Entah karena keteledoran otoritas atau koperasi kita belum ada yang memenuhi syarat untuk masuk dalam kelompok ini, tak sebuah koperasi dari Indonesia yang terjaring. Apa yang terjadi dengan perkembangan koperasi di Indonesia sehingga penampilannya jauh tertinggal dari koperasi-koperasi di negara lain, bahkan dari negara-negara sedang berkembang lainnya?

”Alat politik”

Pada masa ”Orde Lama” koperasi menjadi ”alat politik” pemerintah dan partai dalam rangka nasakomisasi. Pada masa ”Orde Baru” koperasi menjadi ”alat dan bagian integral pembangunan perekonomian nasional” yang dilimpahi bermacam fasilitas. Kebijakan yang menempatkan peran pemerintah amat dominan dalam pembangunan koperasi menjadikan gerakan koperasi amat bergantung pada bantuan luar, hal yang amat bertentangan dengan hakikat koperasi sebagai lembaga ekonomi sosial yang mandiri.

Kini, pada masa reformasi, yang seharusnya saat tepat untuk back to basic, membangun koperasi yang mandiri, kenyataannya sikap ketergantungan gerakan koperasi justru terasa amat kuat. Hal ini antara lain tecermin dari keberadaan Dekopin, organisasi tunggal gerakan koperasi, yang praktis seluruh kegiatannya masih bergantung pada APBN (satu hal yang mendorong konflik berkepanjangan di kalangan gerakan sendiri), bukan pada dukungan dari anggotanya sebagai wujud kemandirian.

Lebih parah lagi antara gerakan koperasi (Dekopin) dan pemerintah (Kementerian Negara Urusan Koperasi dan UKM) yang seharusnya bersama membangun koperasi—seperti dilakukan beberapa negara tetangga—sulit terjadi. Masing-masing memiliki agenda sendiri. Akibatnya, pembangunan koperasi tak terarah.

Dalam pembangunan koperasi, kita perlu belajar dari pengalaman pahit selama ini, sekaligus belajar dari keberhasilan negara lain mengembangkan koperasi?

Contact Get in Touch

Office :

  • Address:
    PT. Japati Indonesia
    Rasuna Office Park BR 06
    Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan
    Jakarta Selatan 12960
  • Phone: +62 21 939 04084
  • Fax:+62 21 837 86574

Workshop :

  • Address:
    Sektor 1.4 Blok G8/27
    Jl. Vinca 1, BSD
    Tangerang Selatan 15318
  • Phone: +62 838 766 88 967
  • E-mail: kontak@japati.net